Peranan Sosial Media Dalam Membangunkan Tidur Panjang Sang Penguasa Belantara Tanah Jawa

/Peranan Sosial Media Dalam Membangunkan Tidur Panjang Sang Penguasa Belantara Tanah Jawa

Peranan Sosial Media Dalam Membangunkan Tidur Panjang Sang Penguasa Belantara Tanah Jawa

Di tanah Jawa, tidak dipungkiri lagi pengaruh Animisme dan Dinamisme bagi sebagian orang masih sangat kental, terlihat dan tersebar di berbagai wilayah. Sebut saja salah satunya di Gunung Lawu. Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Timur (Kabupaten Magetan) dan Jawa Tengah (Kabupaten Karanganyar) ini terdapat sebuah tempat yang bernama Bancolono, yakni petilasan dari Raja Brawijaya yang merupakan Raja Majapahit yang terakhir. Ditempat itu, terdapat patung Macan Putih yang diyakini sebagai perwujudan dari Raja Brawijaya, yang kerap kali juga diyakini menampakkan diri jika ada peristiwa-peristiwa tertentu. Pun demikian, Jika kita menyimak kembali  sebuah legenda di Gunung Raung. Gunung yang menempati tiga kabupaten di Jawa bagian timur yakni (Banyuwangi, Bondowoso dan Jember), tepatnya di bagian barat kaldera yang merupakan perbukitan terjal, masyarakat sekitar meyakini ditempat itulah terdapat sebuah Kerajaan Macan Putih (1639) yang merupakan singasana dari Pangeran Tawangalun salah satu anak raja di kerajaan Majapahit yang menghilang ketika bertapa.

Sebutan macan dipastikan mendominasi disetiap benak masyarakat umum untuk menyebut hewan karnivora seperti Harimau, Macan Tutul, Macan Rembah maupun lainnya.  Beberapa waktu lalu, sempat viral sebuah meme patung hewan berupa kucing besar yang dianggap lucu, diantara penyebabnya adalah memiliki mulut yang cukup lebar. Belakangan diketahui patung itu berada di Koramil Cisewu yang merupakan tiruan dari Macan Loreng.

Dari hal di atas dapat dirunut bahwa sejak berabad-abad yang lalu, macan dalam hal ini lebih khususnya Harimau Jawa (Panthera Tigris Sondaica) sudah menjadi sosok binatang yang banyak dijadikan simbol kekuatan, keberanian, trah tertinggi dan bahkan tak jarang masuk dalam ranah mistis. Namun jika demikian, mengapa binatang yang dianggap begitu istimewa ini telah dinyatakan punah?  Tentu banyak faktor penyebabnya, selain penyempitan lahan habitat, perburuan liar dan penegakan hukum yang lemah tentu menjadi andil pemercepat kepunahan binatang tersebut.  Meski telah dinyatakan punah pada tahun 1996, lagi-lagi alam memberikan hadiah terindahnya di kwartal akhir 2017, yakni viralnya berita penampakan hewan yang diduga mirip dengan Harimau Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon yang juga notabene dikenal sebagai salah satu habitat dari Harimau Jawa.  Terlepas dari benar tidaknya hewan yang diduga adalah Harimau Jawa tersebut, tentu efek viral yang terjadi dimasyarakat menimbulkan satu momentum suka cita akan sebuah harapan bahwa sang penguasa belantara tanah Jawa sangat diragukan telah  punah. Dan satu hal lagi fenomena viral terkait berbagai hal di media sosial tentunya bisa dimanfaatkan untuk membantu para peneliti dan pihak-pihak terkait yang berusaha mencari bukti yang sahih bahwa Harimau Jawa belum penuh. Satu contoh diantaranya adalah dengan kekuatan media sosial setidaknya bisa digunakan untuk menggalang dana, mengingat dalam pembuktian eksistensi Harimau Jawa tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.  Dengan adanya dana yang mencukupi tentu bisa digunakan untuk tes DNA dari berbagai specimen yang ditemukan yang terkait dengan Harimau Jawa, pun juga dengan dana yang mencukupi bisa memperbanyak titik-titik pemasangan kamera trap untuk lebih memperbesar kemungkinan terpotretnya Harimau Jawa di alam liar.

Melalui sosial media juga, adanya temuan-temuan masyarakat terkait dengan Harimau Jawa akan semakin mempercepat penyebaran informasi. Selain itu melalui media sosial juga dapat lebih memudahkan sebagai sarana edukasi terkait dengan konservasi kepada para generasi milenial.

Tulisan oleh: Alvian Rifki Mubarak

Ilustrasi oleh: Tatang Elmy Wibowo

Referensi:

https://news.detik.com/berita/d-3640860/dibilang-punah-harimau-jawa-terpotret-di-ujung-kulon

https://news.detik.com/berita/d-3445749/menelusuri-sejarah-macan-siliwangi

By | 2018-04-04T16:43:53+00:00 April 4th, 2018|Categories: esai, harimau jawa|Tags: , , , , , , , , , , , , |Comments Off on Peranan Sosial Media Dalam Membangunkan Tidur Panjang Sang Penguasa Belantara Tanah Jawa
%d bloggers like this: