Donasi

/Donasi
Donasi 2018-01-24T01:41:04+00:00

Perdebatan masih atau tidaknya Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) terus bergulir sejak IUCN menetapkannya terancam punah dan dinyatakan punah pada tahun 1973. Pernyataan selanjutnya didukung oleh WWF pada tahun 1996 setelah melakukan penelitian di TN Merubetiri dengan menggunakan kamera penjebak system injak. Tidak sedikit praktisi maupun akademisi ikut mengamini pernyataan ini. Apalagi foto sosok harimau Jawa tidak pernah ada setelah foto terakhir takhir tahun 1938.

Ekspedisi Harimau Jawa 1997 telah menorehkan kesan dan kesadaran Pencinta Alam akan peran strategisnya dalam melestarikan spesies dan habitatnya sebagai bagian dari sistem kehidupan yang berkeadilan. Paska Ekspedisi, proses pembuktian terus dikembangkan di banyak wilayah. Berbagai Informasi dari berbagai sumber menjadi dasar ekspedisi lanjutan, baik skala kecil maupun besar. Dilakukan secara mandiri maupun dengan mendapatkan dukungan dari donatur. Tahun 1999 dilakukan ekspedisi lanjutan di kawasan gunung Slamet dan 2005 di Gunung Ungaran. Ekpedisi mandiri dilakukan di Kawasan Gunung Raung tahun 2012 dan Perbukitan Pembarisan Jawa Barat 2013.

Berbagai temuan perjalan selama lebih dari 20 tahun memperkuat keberadaan Harimau Jawa. Temuan-temuan tersebut terdokumentasikan melalui foto, cetak jejak memalui media gips, data rambut, fases maupun catatan-catatan lapang, buku dll.

Sebagai bagian upaya perlindungan dan penyelamatan Harimau Jawa sebagai spesies dan habitatnya serta perlindungan atas hutan-hutan jawa untuk keberlanjutan kehidupan, menjadi strategis untuk memberikan ruang peran pencinta alam. Sebagai komunitas peduli lingkungan, pencinta alam telah membuktikan dengan berbagai peran, baik sebagai individu maupun kelompok dalam satu ikatan KODE ETIK PENCINTA ALAM.

Ekspedisi Pencinta Alam “menjemput harimau jawa” adalah bentuk kongkrit peran aktif pencinta alam dalam kontek mandiri melakukan upaya perlindungan dan penyelamatan lingkungan. Ekspedisi yang akan dikemas dalam manajemen kolaborasi; pemerintah melalui KLHK – TN Ujung Kulon, Pencinta alam dan masyarakat tempatan. Ekspedisi, selain sebagai cara memperkuat data dan informasi lapang kebaradaan Harimau Jawa, juga menjadi bagian dari proses belajar, membangun kesadaran kritis serta memperkuat komitmen para pihak dalam melindugi berbagai aset penghidupan secara adil dan berkelanjutan. Berpartisipasi dalam kegiatan melalui donasi akan membantu kami melakukan upaya perlindungan dan penyelamatan lingkungan.

Silahkan lengkapi form di bawah ini untuk memberikan donasi Anda.